Tampilkan postingan dengan label Robot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Robot. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Juli 2012

Rangkaian Tester Stick PlayStation (PS)

Sudah tidak asing lagi bagi kita untuk memakai joystick playstation. Kita sering memakainya saat bermain game. Tapi, yang seringkali menjadi masalah adalah bagaimana mengetahui tombol-tombol joystick mana yang masih berfungsi dan yang tidak. Nah, oleh karena itu saya akan membagikan cara mudah untuk bisa melakukan pengecekan tombol joystick playstation.


Yang akan kita lakukan adalah membuat sebuah alat yang bisa membaca data joystick kemudian menampilkannya. Alat tersebut akan kita buat dari mikrokontroler Atmega8 dan ditampilkan ke dalam LCD 2×16. Kita cukup memakai Atmega8 karena port i/o yang dimiliki Atmega8 sudah cukup untuk membantu kita dalam membuat alat ini. Komunikasi yang dipakai adala komunikasi serial peripheral interface (spi).

Yang harus kita siapkan adalah:
1. Minimum sistem Atmega8 dengan kristal 8 MHz
2. Lcd 2×16
3. Konektor usb to playstation stick (sisi yang pertama, header usb, yang satunya memiliki header female joystick) bisa kita dapatkan di toko-toko komputer.
4. Joystick playstation.
5. Komputer dengan software CodeVision AVR (untuk mempermudah pemrograman)

Berikut gambar rangkaian:


Prinsip kerja :


Alat ini menggunakan mikrokontroler Atmega8 untuk dapat berkomunikasi dengan joystick. Car komunikasinya adalah dengan komunikasi spi. Terdapat protokol wajib yang harus dituliskan ke dalam program agar kita dapat mengakses data yang dikirim dari joystick.


Protokol wajib itu berupa :
Mikrokontroler mengirim byte pertama yaitu, 0×01 sebagai awalan komunikasi.
Lalu mikrokontroler mengirim byte kedua yaitu, 0×42 sekaligus menerima tipe joystick, 0×41 saat mode digital dan 0×73 saat mode analog.
Lalu mikokontroler berturut-turut menerima data dari joystick. Tabel byte yang diterima dari joystick bisa dilihat dari referensi lain.
Kemudian, data yang sudah diterima itu lalu ditampilkan ke LCD. Yang tampil pada LCD sesuai dengan tombol apa yang ditekan. Contoh, saat kita menekan tombol R1 pada joystick, maka pada LCd juga akan tampl R1.


Software program:
Download Source Code disini

Kendala-kendala:
  • Sulitnya mencari konektor female joystick. Konektor female ini berfungsi agar kita tidak harus membongkar joystick.
  • Warna kabel joystick yang hampir mirip. Saya mengalami kesulitan saat membedakan warna. Saat itu saya salah menyambung kabel. Warna orange saya kira coklat dan warna orange yang saya kira orange.
  • Referensi yang sedikit.
  • Pada percobaan pertama, banyak terdapat kesalahan dan halangan. Dari sisi hardware,terjadi salah menyambung jalur LCD, jalur MOSI dan MISO dari konektor female, sampai rusaknya regulator tegangan. Lalu dari sisi software, kesalahan pengaturan pin keluaran LCD, kesulitan memahami komunikasi spi (karena ini pertama kali saya memakai spi), kesalahan sintaks-sintaks pemrograman mendasar dan juga salah menuliskan kondisi inputan yang seharusnya aktif low, tetapi saya tuliskan aktif high.
Solusi:
  • Akhirnya konektor female dari joystick saya dapatkan dari konektor usb to joystick yang saya beli di hi tech mall. Saya memotong satu konektor female dari konektor usb to joystick yang saya beli.
  • Tes dengan buzzer pada avo meter untuk memastikan kabel orange dan coklat.
  • Saya memahami dan membaca berulang-ulang sebuah artikel dari situs, nugroho.staff.uii.ac.id berkali-kali dan dengan lebih teliti lagi.
  • Pada saat menuliskan program pahami betul-betul prinsip komunikasi SPI dan pahami betul protokol komunikasi dengan joystick.

Hasil akhir:
  • Alat yang saya buat sudah bisa berkomunikasi dengan baik dengan joystick playstation, baik ketika saat mode analog diaktifkan atau dinonaktifkan.
  • Hasil pembacaan data joystick sudah dapat tampil pada LCD.

Senin, 05 September 2011

Membuat Line Tracer Sederhana menggunakan Relay

Di sore yang cerah ini saya akan membagikan kepada Anda semuanya terutama bagi Anda yang suka dengan yang namanya Robot. Bagi para penggemar robot  khususnya robot sederhana, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Line Follower. Jika sebelumnya saya sudah membagikan kepada Anda tentang membuat robot line tracer, kali ini saya memberikan robot line follower. sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara file follower dengan line tracer, tapi tidak apalah ini semua hanya untuk sedikit ilmu tambahan yang bisa saya berikan kepada Anda semua.
Baik tidak perlu banyak bicara dan banyak tulisan lagi,langsung saja kita ke TKP. hahaha.
Gambar 1.1 Sensor

gambar 1.2 Komparator


Gambar 1.3 Driver Relay



Itu semua adalah rangkaian sebelah kanan saja, apabila Anda ingin membuat, maka buatlah rangkaian seperti diatas sebanyak satu kali lagi. Dan untuk daftar komponennya silahkan download disini

atau








Dan untuk Datasheet Transistor dan IC-nya bisa di download disini.

Keyword:
Line Follower Sederhana menggunakan Relay | line follower dengan relay | line follower menggunakan relay | line follower analog relay | line follower analog with relay | line follower dengan relay | line follower menggunakan driver relay | line follower driver relay | line follower analog relay | line follower analog with driver relay | driver relay pada line follower sederhana | driver analog pada line foolower |

Selasa, 29 Maret 2011

Membuat Robot Line Tracer

Komponen-komponen LineTracer
Komponen-komponen pada rangkaian Line Tracer terdiri dari :
A. Resistor
            Penggunaan resistor dalam rangkaian berfungsi sebagai penghambatarus listrik, memperkecil arus dan membagi arus listrik dalam suatu rangkaian. Satuan yang dipakai untuk menentukan besar kecilnya nilai resistor adalah Ohm atau disingkat dengan Ω (Omega).



B. Transistor
Transistor adalah suatu bahan yang dapat merubah bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik menjadi bahan penghantar atau setengah menghantar arus listrik. Sifat ini disebut bahan semikonduktor.

 








 Cara kerja transistor :
°  Untuk NPN, jika ada arus yang mengalir dari basis menuju emitor maka akan ada arus yang mengalir dari collector menuju emitor.
°   Untuk PNP, jika ada arus yang mengalir dari emitor menuju basis maka akan ada arus yang mengalir dari emitor menuju collector.
B = Ic / Ib, dimana Ic >> Ib
Dimana,   B : besar penguatan
                 Ic : arus collector
                 Ib : arus basis


C. LED (Light Emiting Diode) dan LED Superbright
            LED biasa berfungsi sebagai lampu indikator pada saat sensor bekerja, dan bekerja pada bias forward. LED Superbright berfungsi sebagai pengirim cahaya ke garis untuk dibaca sensor. Kerjanya ketika sumber tegangan masuk pada battery on, maka arus masuk sehinnga Led superbrigth menyala dengan terang yang kemudian dibiaskan pada photodioda.









D. Photo Dioda
Photo dioda berfungsi sebagai sensor cahaya. Cara pemasangannya dengan LED indikator yaitu terbalik. Bekerja pada bias reverse.








  

E. IC (Integrated Circuit)
Komponen IC memilki bentuk fisik kecil, terbuat dari bahan Silikon dan berwarna hitam. Komponen IC memiliki banyak kaki dan pada umumnya jumlah kakinya sangat tergantung dari banyaknya komponen yang membentuk komponen IC tersebut. Letak kaki-kaki disusun dalam bentuk dua baris atau Dual In Line (DIL).
         IC yang digunakan adalah IC LM 324. IC disini digunakan sebagai komparator. Yaitu membandingkan antara tegangan input dari sensor dengan tegangan input dari variable resistor. Pulsa outputnya adalah high sehingga tidak diperlikan adanya pull-up pada rangkaian output.









F. Motor Penggerak (Dinamo)
            Motor adalah komponen yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, dalam kasus perancangan robot, umumnya digunakan motor DC, karena jenis motor tersebut mudah untuk dikendalikan.
            Kecepatan yang dihasilkan oleh motor DC berbanding lurus dengan potensial yang diberikan. Untuk membalik arah putarnya cukup membalik polaritas yang diberikan.








Rangkaian Line Tracer
            Dari beberapa komponen diatas, maka dihasilkan sebuah rangkaian Line Tracer. Rangkaian Line Tracer terdiri dari tiga bagian
utama, yaitu rangkaian sensor, rangkaian komparator (pembanding) dan rangkaian driver.


Cara Kerja Line Tracer
Cara kerja dari rangkaian-rangkaian tersebut adalah sebagai berikut :
A. Prinsip Kerja Sensor
            Sensor yang digunakan terdiri dari photo dioda. Sensor ini nilai resistansinya akan berkurang bila terkena cahaya dan bekerja pada kondisi riverse bias. Untuk sensor cahayanya digunakan LED Superbright, komponen ini mempunyai cahaya yang sangat terang, sehingga cukup untuk mensuplai cahaya ke photo dioda.

Jika photo dioda tidak terkena cahaya, maka nilai resistansinya akan besar atau dapat kita asumsikan tak hingga. Sehingga arus yang mengalir pada komparator sangat kecil atau dapat diasumsikan dengan logika 0.
Jika photo dioda terkena cahaya, maka photo dioda akan bersifat sebagai sumber tegangan dan nilai resistansinya akan menjadi kecil, sehingga akan ada arus yang mengalir ke komparator dan berlogika 1.





B. Prinsip Kerja Komparator
            Komparator pada rangaian ini menggunakan IC LM 324 yang didalamnya berisi rangkaian Op Amp digunakan untuk membandingkan input dari sensor. Dimana input akan dibandingkan dari Op Amp IC LM 324 yang output berpulsa high. Sehingga tidak perlu adanya pull up pada outputnya. IC ini dapat bekerja pad range 3 volt sampai 30 volt dan dapat bekerja dengan normal mulai tegangan 6 volt.
            Dalam rangkaian ini juga terdapat 4 LED, yang berfungsi sebagai indikator. Untuk mengatur tagangan pada pembanding, disambungkan Variable Resistor (VR) diantara kedua OP Amp IC LM 324.









► Jika tidak ada arus yang mengalir dari rangkaian sensor ke rangkaian ini maka tegangan masukan untuk rangkaian ini adalah 0 Volt, akibatnya pada IC 1 tegangan di terminal (+) > (-), maka LED-A on, sedangkan pada IC 2 sebaliknya LED-B off.
►  Jika ada arus yang mengalir dari rangkaian sensor ke rangkaian ini maka tegangan masukan untuk rangkaian ini mendekati Vcc, akibatnya pada IC 2 tegangan di terminal (+) < (-), maka LED-B on, sedangkan pada IC 1 sebaliknya maka LED-A off.
Kondisi antara titik A dan b akan selalu keterbalikan.

C. Prinsip Kerja Driver Motor
            Driver adalah rangkaian yang tersusun dari transistor yang digunakan untuk menggerakkan motor DC. Dimana komponen utamanya adalah transistor yang dipasang sesuai karakteristiknya.


Pada saat input A berlogika 1, maka ada arus yang mengalir pada rangkaian, akibatnya transistor 1 dan 4 on karena basis terbias, sehingga motor berputar. Sehingga saat input A berlogika 1 maka input B akan berlogika 0, jadi transistor 2 dan 3 akan off.
Pada saat input B berlogika 1, maka ada arus yang mengalir pada rangkaian, akibatnya transistor 2 dan 3 on karena basis terbias, sehingga motor berputar tapi dengan arah yang berlawanan.

Komponen Yang Dibutuhkan
            Dalam pembuatan rangkaian Line Tracer ini dibutuhkan beberapa komponen-komponen elektronika, yaitu sebagai berikut :
Komponen
1.   IC  LM 324 (1)
2.   Resistor  33 KΩ (2)
3.   Resistor  10 KΩ (4)
4.   Resistor  560 Ω (10)
5.   Transistor (TR)  9013 (8)
6.  Variable Resistor (VR) (2)
7.   LED Indikator (4)
8.   LED Superbright (2)
9.   Photodioda (2)
10.  Motor   3 Volt (2)
11.  PCB Metrik (1)
12.  Baterai 9V (1)
13.  Saklar Togle (1)


jika Anda ingin Membuat line Tracer Sederhana Menggunakan Relay 12 volt atau 9 volt, bisa Anda lihat disini